Pasar Kuliner Kota Tegal, Pancen Ok mbok! - Tegalwebside.com

Tuesday

Pasar Kuliner Kota Tegal, Pancen Ok mbok!


EditorialPasar kuliner yang digelar di Jalan Veteran sebagai penanda pencanangan Kota Tegal sebagai Kota Kuliner sekaligus memperingati ulang tahun Kelenteng Tek Hay Kiong disambut antusias masyarakat. Pemkot Tegal memperkirakan, pasar kuliner dikunjungi sekitar 10 ribu pengunjung selama tiga hari, sejak Jumat (17/3) sampai Minggu (19/3).

Pasar Kuliner diikuti 84 stan baik yang menjual makanan maupun produk. Tak hanya dari Kota Tegal, juga banyak dari luar kota. Berdasarkan pengamatan di lokasi, Sabtu (18/3) malam, masyarakat mulai memadati Pasar Kuliner selepas Maghrib. Kendati hujan rintik mengguyur, mereka tetap antusias.

Salah seorang warga Kota Tegal yang berkunjung, Slamet Kunjono misalnya. Guru SD Negeri Mangkukusuman 1 itu memboyong istri dan anak-anaknya untuk menghabiskan akhir pekan dengan mengunjungi pasar kuliner malam itu.

“Saya berharap ini akan menjadi agenda rutin, dan lebih banyak makanan khas Kota Tegal yang disajikan,” ujar Slamet, sembari berkeliling sepanjang Jalan Veteran yang dipadati warga segala macam usia.


Pengunjung lainnya, Dewi Umaroh berharap, ke depan, Pemkot Tegal mengadakan pasar kuliner yang benar-benar mengangkat makanan khas Kota Tegal.
“Seperti nasi ponggol, sate blengong, kupat glabed, dan aneka jajanan khas Kota Tegal lainnya,” kata Dewi, yang hadir bersama saudara-saudaranya.
Sedangkan saat pembukaan, Jumat (17/3), salah seorang wisatawan yang datang ke pasar kuliner adalah Leonardo. Bersama istrinya dari Amerika, dia mengaku, sengaja datang khusus untuk menyaksikan pencanangan Kota Tegal sebagai kota kuliner.
“Saya sangat suka dengan makanan khas di sini, seperti kupat glabed dan lengko,” kata desainer yang saat kecil sempat tinggal di Kota Tegal itu. Leonardo bahkan menyempatkan diri untuk tetap tinggal selama dua hari di Kota Bahari.
Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha saat pencanangan Kota Tegal sebagai Kota Kuliner mengatakan, kegiatan seperti ini akan diselenggarakan rutin setiap tahun. Kota Tegal, sangat siap untuk menjadi kota kuliner.
Menurut Wali Kota, sektor pariwisata ibarat raksasa tertidur. Apabila bisa mengemasnya, maka akan menjadi sektor yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kota Tegal rasanya sangat siap untuk dapat mempromosikan diri di bidang kuliner, termasuk warteg yang sudah dikenal secara nasional bahkan mendunia, juga dengan budaya mocinya, minum teh poci sambil bermusyawarah. Ini adalah potensi yang harus kita kembangkan bersama,” ujarnya, disambut tepuk tangan tamu undangan.

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Share with your friends

Related Posts

Give us your opinion

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Tidak diperkenankan meng-copy sebagian atau seluruh konten tanpa seizin penulis.