Tegalwebside.com

Thursday

Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup

Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup

Tegalwebside.com - IES merupakan lighting alternatif yang bisa kamu gunakan untuk membuat cahaya lampu yang indah di Vray Sketchup. IES Light biasanya dikombinasikan dengan emissive untuk menghasilkan efek cahaya sorot yang keluar dari area kap lampu, contohnya pada LED bohlam dan lampu neon. IES Light sangat cocok digunakan dalam rendering interior karena dapat menghasilkan pencahayaan yang natural dan realistic.

Untuk membuat lampu IES Light menyala saat di render, kita membutuhkan file khusus yang disebut file .ies. File ini berisi profil distribusi yang nantinya akan menghasilkan sorot lampu sesuai dengan isi file itu sendiri. Dengan memuat file .ies, properti cahaya diciptakan kembali dalam SketchUp dan digunakan oleh V-Ray selama rendering. Ada banyak situs yang bisa kamu kunjungi untuk mendownload koleksi file IES secara gratis, salah satunya adalah all3dfree.net.

Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup

Berikut ini tutorial cara setting lampu ies light di Vray 3.6 Sketchup. Sebelum mengikuti tutorial ini, saya sarankan kamu sudah menyiapkan file ies-nya.

1. Langkah pertama, buka program Sketchup Vray di komputer/laptop kamu. Dalam tutorial ini saya menggunakan Sketchup pro 2018 dan Vray 3.6. Selanjutnya klik menu IES Light tool, lalu upload file ies yang sebelumnya sudah kamu download.
Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup

2. Setelah itu letakan objek lampu sesuai keinginan kamu, lalu masuk ke pengaturan Asset Editor (logo Vray), lalu klik tab yang bergambar lampu. Nah disinilah tempat mensetting lampunya agar menyala sesuai keinginan kita.
Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup

Dalam pengaturan IES light Vray 3.6, ada 3 parameter yang perlu kita perhatikan yaitu Intensitas, IES Light File dan Shape. Oke saya jelaskan sedikit yah.

Pertama yaitu Intensity: parameter ini digunakan untuk menentukan intensitas cahaya yang dihasilkan ketika objek dirender. Semakin besar nilai intensitynya maka cahaya akan semakin terang dan nilai Maksimal intensity yang bisa kita gunakan adalah 1000.000.000.

Kemudian IES Light File: fitur ini digunakan untuk mengganti jenis lampu yang digunakan. Jika kamu merasa style lampu yang dihasilkan kurang menarik, kamu bisa menggantinya melalui menu ini.

Dan terakhir Shape: parameter ini cukup penting. Shape akan menentukan bentuk bayangan saat cahaya terkena objek. Ada 3 jenis Shape yang bisa kita gunakan yaitu point, circle, sphere dan dari file ies itu sendiri.

Untuk mengurangi noise yang mungkin muncul saat proses rendering, kamu bisa menaikan nilai subdivs-nya dengan cara masuk ke tab options lalu klik menu Caustic photons dan terakhit geser ke kanan untuk menambah nilai Caustic subdivsnya. TAPI semakin besar nilai subdivs yang digunakan akan membuat proses render semakin lama.

Kendala yang mungkin kamu alami saat menggunakan ies light adalah ketika dirender lampu tidak menyala, hal ini terjadi karena beberapa penyebab seperti file ies tidak kompatibel dengan versi Vray yang kita gunakan hingga intesitas cahaya yang terlalu kecil, namun kendala ini tidak akan terjadi jika pemasangan ies light sesuai prosedur yang direkomendasikan chaosgroup selaku pengembang Vray.

Demikian panduan singkat Cara Setting IES Light di Vray 3.6 Sketchup. Semoga bermanfaat terimakasih. Jangan lupa share artikel ini yah.

Tuesday

Cara Membuat Cermin di Vray 3.6 Sketchup


Tegalwebside.com -Secara teori dalam membuat material cermin di Vray  3.6, kita cukup menggunakan layer Reflection yang dikombinasikan kedalam material/bahan. Layer tersebut nantinya akan membuat material yang kita gunakan memiliki efek cermin pantul seperti yang kita inginkan.

Pada Vray 3.6, kita perlu mengatur beberapa parameter yang ada pada layer tersebut seperti penambahan nilai pada IOR, reflection dan parameter perpendicular, hal ini dilakukan untuk mendapatkan efek cermin yang realistic. Jika pada Vray 2.0 nilai ketiga parameter tersebut terletak pada efek Fresnel di dalam pemetaan lapisan refleksi, namun pada Vray 3.6 ketiga parameter tersebut terletak di tempat yang berbeda.

Baca Juga:
Contohnya parameter IOR, kamu bisa mengatur nilai pada parameter ini melalui tab Opacity. Lalu parameter Perpendicular, jika parameter ini tidak kamu atur maka hasil output render cerminnya akan berwarna gelap/hitam sesuai color diffuse yang kamu gunakan. Contohnya seperti gambar dibawah diatas. Sebelah kiri sebelum dirubah dan sebelah kanan sesudah dirubah.

Untuk lebih jelasnya silakan ikuti tutorialnya berikut ini. Dalam tutorial ini saya menggunakan Sketchup pro 2018, Vray 3.6 dan laptop murah dengan spesifikasi 4GB RAM, AMD A9 7th Gen RADEON R5, dan 2GB of VGA.

Cara Membuat Cermin di Vray 3.6 Sketchup 

1. Pertama, silakan buka program Sketchup di komputer/laptop kamu. Lalu buat 3d objek dan beri material pada objek tersebut. Dalam pemberian material lebih baik menggunakan material warna agar program tidak menjadi berat saat proses rendering.

2. Selanjutnya masuk ke Vray Asset Editor kemudian klik Add Layer Reflection pada material cermin tadi. Lihat gambar dibawah ini.
Cara Membuat Cermin di Vray 3.6 Sketchup

3. Setelah itu klik tab Reflection → Opacity, lalu klik ikon papan catur setelah itu naikan nilai pada parameter Perpendicular agar warna outputnya tidak hitam. langkahnya seperti dibawah ini yah.
Cara Membuat Cermin di Vray 3.6 Sketchup

Langkah terakhir render gambar kamu untuk melihat hasilnya secara keseluruhan. Demikian panduan singkat cara membuat cermin di Vray 3.6 Sketchup. Apabila ada kesulitan, silakan tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini. Semoga bermanfaat terimakasih.

Tutorial Vray Sketchup Interior: Single Bedroom


Tegalwebside.com - Tutorial rendering Vray Sketchup interior dengan mengambil contoh scene tempat tidur (single bedroom) dan hasil dari settingan rendering ini dapat kita lihat pada gambar diatas. Sebelum masuk ke materi, saya akan jelaskan sedikit mengenai hal hal apa saja yang saya gunakan dalam settingan vray interior ini.

Pertama adalah lighting atau pencahayaan. Didalam mesin render Vray terdapat cukup banyak mode lighting yang bisa kita pilih dan gunakan, dan salah satu lighting yang saya pake dalam tutorial ini adalah Rectangle tool dan  Emissive.

Selanjutnya adalah material. Untuk menghasilkan gambar render yang realistic kita tidak disarankan untuk menggunakan material dengan kualitas rendah, khususnya material Texture yang didownload melalui Google Image. Menggunakan material texture dengan kualitas rendah hanya akan memperburuk kualitas render gambar kita, meskipun menggunakan settingan yang tinggi.

Nah dalam tutorial vray sketchup interior ini, saya menggunakan material texture dengan kualitas terbaik, material ini biasanya disebut dengan material seamless. Setidaknya ada 5 situs yang bisa kamu gunakan untuk mendownload material seamless secara gratis.

Beberapa component dengan bentuk kompleks seperti tempat tidur, komputer dan kursi saya download melalui situs berbagi component. Hal ini saya lakukan Untuk mempercepat proses modeling ruangan,  Nah Setidaknya ada 5 situs yang bisa kamu gunakan untuk mendownload component sketchup tersebut secara gratis.

Langkah selanjutnya kita masuk ke materi utama Tutorial Vray Sketchup Interior: Single Bedroom. Settingan yang saya gunakan masih tergolong settingan ramah perangkat karena diperuntuhkan untuk laptop/komputer dengan spek standar. Berikut 3 parameter visopt utama yang saya setting untuk gambar render diatas.

Image sampler (Antialiasing)
-Type: adaptive DMC
-Min subdivs: 10
-Max subdivs: 15


Indirect Illumination (GI)
-Ambient occlusion: On (centang)
-Amount: 0,7
-Subdivs: 16
-Radius: 3,0


Light cache
-Subdivs: 1000
-Sample size: 0,02

Untuk parameter lainnya biarkan dalam keadaan default.

Demikian tutorial singkat Vray Sketchup render interior. Jangan lupa berbagi kritik dan saran yang bersifat membangun agar blog ini kedepanya dapat menjadi lebih baik. Sekian terimakasih.

Sunday

Kasus Refelsild

Kasus Refelsild saputro

Cerpen Indonesia -  Semenjak kelahiran putra pertamanya, keluarga Wayne bersikap sungguh ramah kepada semua orang. Terlebih sang ibu baru, nyonya Rose Wayne yang sekarang nampak cerah wajahnya. Dia seorang keturunan inggris, ayahnya masih bagian dari keluarga sebuah kerajaan kecil britania, bernama Refelsild. sementara ibunya murni rakyat jelata.

Seminggu yang lalu nyonya wayne baru saja melahirkan anak yang di nantikannya selama 10 tahun usia pernikahan. Ini membuat seluruh keluarganya senang bukan main, tapi entah mengapa dia Bersama suaminya memutuskan pergi dari inggris. Dan menginginkan kehidupan yang lebih mandiri diluar negeri. Mereka memutuskan membeli sebuah rumah diwilayah timur negeri yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, indonesia. Mereka sempat dilarang keras oleh sang ayah tapi karena tekad mereka bulat dan berlandaskan sifat manusia yang sejatinya menginginkan kebebasan seutuhnya, mereka pergi juga.

Mereka akhirnya benar-benar hidup diluar negeri tanpa sodoran uang sepeserpun dari kerajaan inggris. Itu membuat sang suami, John wayne memutar otak. Dengan modal seadanya, Dia mencoba membuka kebun dan mulai bercocok tanam. Tapi baru menginjak satu bulan, semua tanamannya mati terkena hama dan dimakan hewan pengerat. Hal Itu sempat membuat kondisi kesehatannya menurun dan mentalnya jatuh seketika. Tapi berkat dorongan sang istri, john kembali bangkit. Dia menjual lahan kebun dan rumah pertamannya yang cukup bagus.

Hasil dari penjualan itu sebagian dibelikannya sebuah rumah yang tentunya lebih kecil dari yang pertaman tapi tentu masih layak huni. Dirumah keduanya ini, John mulai menggeluti bisnis makanan. Dari mulai makanan ringan khas eropa barat hingga makanan berat dari eropa timur, john sangat berbakat dalam menyajikannya.

Bisnisnya kali ini ternyata jauh menguntungkan, dengan modal yang lebih kecil dari berkebun. Dia justru bisa meraupkeutungan berkali lipat. hingga 7 tahun berlalu, mereka sudah memiliki sebuah restoran besar ditengah kota denpasar. Dan hidup mereka jauh lebih makmur dan bahagia saat ini, dibandingkan saat pertama kali kesini maupun saat masih menjadi anggota keluarga kerajaan. Sekarang mereka terkenal dengan sebutan tuan dan nyonya Refelsild.


“Jimmy refelsild, ayahmu sudah menunggu dibawah, apakah kau tidak jadi berenang hai ini, nak?” Suara rose menggelegar bagai petir disiang bolong, dia mendongak keatas-melihat kearah kamar anaknya. Saat itu anak semata wayangnya tumbuh dengan kecerdasan otak yang luar biasa. Diumurnya yang baru menginjak 7 tahun, dia sudah menguasai 3 bahasa; inggris, indonesia, dan  prancis.

 “Wait, mom. Bilang pada john… je porte des chaussures.”

 “Kenapa lama sekali memakai sepatunya, Jim. Ayahmu sudah kepanasan menunggu di mobil, dia bisa saja gosong kalau kau terlalu lama diatas.”

Lima menit kemudian, putra tersayangnya keluar dengan muka sedikit cemberut. Dia sejatinya tidak suka jika harus bepergian hanya berdua dengan ayahnya.

“Aku canggung kalo hanya berdua dengan john, bu. Come on, ikutlah.”

Nyonya refelsild menggeleng yakin, dia sedikit menahan tawa  keironisan akan sifat anaknya yang begitu jujur padanya.

 “Kau harus mebiasakan diri. Dia ayah kandungmu. Sewaktu kau kecil memang jarang bertemu dengannya. Karena dia pria yang sangat gigih dalam bekerja, dan dulu keluarga kita tidak memiliki apapun, nak. Nah sekarang kita sudah sejahtera. Dan ayahmu sudah tidak perlu lagi mengorbankan seluruh waktunya untuk bekerja, dia akan memberi waktunya untukmu.”

 Jimmy menunduk, sedikit keraguan melintas dipikirannya tapi dia tetap mengangguk. “baiklah, akan aku coba.”


Pukul 17:30 perasaan tidak karuan dirasakan oleh nyonya Refelsild, hatinya was-was pikirannya melayang-layang kemana-mana. Dia khawatir karena hingga sat ini kedua lelakinya belum saja pulang padahal cahaya langit sudah separuh dimakan oleh kegelapan malam. Dia sudah mencoba menelfon suaminya, dan sudah 5 kali panggilannya dialihkan. Tidak seperti biasanya, suaminya adalah orang yang berintegritas tinggi. Dia sangat paham itu, john selalu mengangkat telfon darinya. Tapi kali ini sungguh menyiksa pikiran.

Rose bukanlah type orang yang mudah putus asa dan berpangku diri. Dia selalu mencoba hal-hal diluar nalar orang lain. Dan sekarang dia menghubungi beberapa kenalan yang dia anggap dekat dengan suaminya. Tapi dari sekian banyak orang yang dia telfon semuanya kompak menjawab tidak tahu. Hingga yang tersisa dalam buku telfon yang belum dihubunginya hanya restoran Refelsild miliknya.

Dia sungguh ragu bila john pergi  kerestoran, karena dia sendiri bilang bahwa sungguh melelahkan setiap hari harus melihat restoran, karyawan, oven, wajan penggorengan, meja yang berantakan terus menerus-dia sendiri sudah merasa bosan pergi kerestoran. mungkin perbandingannya 1 : 90 jika john mampir kerestorannya. Tapi tentu itu perlu dicoba.

Hampir saja Rose memencet tompol panggil tapi dia urungkan, karena tepat pada saat itu terdengar suara ketukan pintu lalu diikuti suara anak kecil yang dinantikannya. “mom… mommm… bukakan pintunya.”

Dengan sigap  sang ibu berlari menuju pintu depan, memutar gagang kuncinya dan membuka pintu. Anaknya yang malang berdiri dengan wajah merah hitam. Tapi sang ibu sudah memeluknya.

 “lama sekali kau berenang? Ibu sangat mengkhawatirkanmu.”

 Jimmy memalingkan wajahnya. “ini adalah pengalaman renang terburukku, aku tidak mau berangkat bersama john lagi.”

 “Loh, jangan begitu sayang, Kau hanya belum mengenal ayahmu. Lalu… dimana ayahmu?” nyonya rose baru menyadari suaminya tidak bersama anak tersayangnya. Dia semakin bingung.

 “kami mampir kesebuah restoran jelek bernama seperti nama belakangku. Dan disana john sangat lama mengobrol, hingga akhirnya aku pulang sendirian.”

 “apah? Ayahmu ini, dia bilang sudah bosan pergi kerestoran.”

Suara telfon berdering cukup kencang dari dalam rumah. “ Sebentar ya nak ibu ambil telfon dulu.” Buru-buru sang ibu mengambil gagang telfonnya. Dilayar kecil nampak nama Restoran Refelsild  yang menghubungi.

 “apah? Kalian tidak sedang bercanda bukan?!”

“membawa ke dokter? Baiklah, aku akan segera kesana bersama dengan seorang dokter.”  Dengan secepat kilat, nyonya rose mengambil mantel dan tasnya. Kekhawatiran akan sauminya akhirnya benar-benar memuncak dan meledak ketika Dia mendapat laporan bahwa suaminya terkunci didalam ruangan kerjanya dan mungkin pingsan disana.  Dia memberitahu jimmy situasinya saat ini, lalu meninggalkannya dirumah.

Dokter… dokter… ya.. dia harus membawa dokter untuk menangani suaminya. Tapi sialnya dia baru ingat, dokter pribadinya sedang mengambil cuti hari ini  dan tugas diberikan kepada suster perawat yang tidak bejus sama sekali. Lalu siapa yang akan dia bawa? Jam segini hampir magrib beberapa klinik pasti istirahat, jadi tidak mungkin mengandalkan mereka. Tapi akhirnya dia ingat perkataan nyonya juli, tetangga samping rumahnya. Dia berkata kalau dia baru mendapat pelanggan pria unik yang seperti raksaksa. Tubuhnya gempal dan tinggi tapi dia pintar dan mampu mengobati sesak nafas yang dialami saudaranya dengan cermat. Dia ingat namanya Victor, Tidak ada salahnya untuk mencoba menemuinya.

Didepan rumah sewaan itu, nyonya rose mengetuk daun pintunya tanpa ragu. Pintu itu terbuka setelah beberapa saat dan muncul pria yang dikatakan oleh tetangganya itu sebagai raksaksa. Dengan ringkas dan cepat nyonya rose menceritakan semua masalah dan situasi yang sedang dihadapinya. Dan pria itu mengangguk paham akan hal itu, mereka akhirnya langsung menuju kerestoran. Dan sampai disana tepat saat magrib tiba.

Didalam restoran semua karyawan panik bukan main, semuanya berwajah pucat pasi. Diantara mereka, satu memberanikan diri maju menemui nyonya mereka,lalu menunjukan ruangan kerja tuan John. Pintunya masih terkunci rapat.

 “kami sudah sekuat tenaga mendobraknya nyonya, tapi pintu ini sangat kuat.” Kata si manajer restoran dengan raut wajah menyesal.

 Karyawan itu memberi penjelasan. “dan tuan John kami panggil, tidak menyaut sama sekali. Telfonnya pun tidak aktif.”

“sudah berapa lama dia ada didalam?’’ Victor bertanya.

“dia masuk sekitar pukul 14:00 bilang pada kami kalau kepalanya sedikit pusing dan butuh istirahat dia pesan pada kami; kalau ada tamu suruh pulang saja, katanya padaku.”

“baiklah, aku ingin mencoba mendobraknya. Sebaiknya kau agak minggir sedikit bung, aku membutuhkan ruang yang cukup.”

Victor mengambil ancang-ancang dan Dalam dua kali percobaan akhirnya pintu itu terpental. Dimeja kerjanya, John Refelsild ambruk tak bergerak  Dengan posisi tengkurap. Istrinya menjerit histeris lalu melompat menuju ketubuh yang tak berdaya sama sekali itu. Ketika tubuhnya diposisikan seperti orang duduk, busa putih mengalir dari mulutnya. Dibawah meja kerjanya banyak muntahan yang bercecer, beberapa bercampur dengan darah. Victor mengambil sapu tangan dari balik jaznya lalu mengecek urat nadi tuan john, dia menggeleng.

“maaf nyonya, tuan ini sudah tiada.”

 nyonya Rose menjerit dan semakin histeris.

Kasus Refelsild - bagian 1
Oleh: Saputro

Wednesday

Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup

Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup

Tegalwebside.com - Tutorial Vray 3.6 Sketchup kali ini belajar cara setting material Emissive light atau biasa disebut dengan cahaya lampu neon pada Vray 3.6 untuk Sketchup 2018. Emissive light atau BRDFLight merupakan layer khusus yang menghasilkan permukaan objek yang dapat menyala ketika objek dirender.

Dalam seni interior, layer ini dapat kita aplikasikan kedalam berbagai bentuk lampu seperti lampu neon, lampu bohlam, lampu tulisan menyala dan masih banyak lagi. Layer emissive memungkinkan kita untuk merubah material apapun menjadi sumber cahaya, termasuk material texture.

Apabila kamu mencari sumber pencahayaan alternatif di Vray Sketchup, lebih baik menggunakan emissive karena penggunaan material ini cukup mudah, kamu tinggal mengaplikasikan material dasar kedalam objek setelah itu tambahkan layer emissive kedalam material tersebut terakhir tinggal atur intensitas cahayanya. Untuk lebih jelasnya silakan ikuti tutorialnya dibawah ini.

1. Langkah pertama, silakan buka dan jalankan program Sketchup 2018 yang sudah terpasang Vray 3.6. Apabila belum ada kamu bisa cari dan mendownloadnya melalui Google Search.

2. Setelah itu buatlah sebuah 3d objek lalu beri material pada objek tersebut. Untuk layer emissive saya biasanya menggunakan material warna agar lebih simpel aja dan program tidak menjadi berat.
Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup

3. Jika sudah, langkah selanjutnya tambahkan layer emissive kedalam material tersebut dengan cara masuk ke Asset Editor (logo Vray) kemudian klik sekali pada material warna objek tersebut setelah itu klik Add Layer (logo + ) lalu pilih layer Emissive.
Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup

4. Pada tahap ini kamu tinggal mengatur intesitas cahaya yang ingin kamu gunakan pada paremeter Intensity. Semakin tinggi nilai yang kamu atur maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, lalu ada menu Color yang bisa kamu digunakan untuk mengganti warna cahaya lampunya.
Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup

5. Selesai, terakhir kamu tinggal merendernya. Hasil settingan diatas bisa kamu lihat pada gambar dibawah ini.
Emissive Light di Vray 3.6 for Sketchup


Demikian tutorial sederhana cara mensetting material emissive light di Vray 3.6 for Sketchup. Semoga bermanfaat. Jangan lupa share juga tutorial ini. Terimakasih.

Monday

Cara Setting Rumput Realistic di Vray 3.6 Sketchup


Tegalwebside.com - Cara Setting Material Rumput di VRay -  Hai, sebelumnya kita sudah belajar cara setting rectangle light Vray 3.6, nah dalam materi panduan Vray Sketchup kali ini kita akan maju ketingkat selanjutnya yaitu tentang cara membuat dan mensetting material rumput agar realistic di Vray 3.6 untuk Sketchup.

Dalam settingan rumput realistic Vray 3.6 kali ini kita akan memanfaatkan fitur yang bernama V-Ray Fur. Fitur ini hanya tersedia pada Vray versi terbaru saja seperti Vray 3.4, Vray 3.6 dan Vray Next. V-Ray Fur sendiri merupakan pengaturan yang dapat menghasilkan efek bulu ketika objek/material dirender.

Selain untuk membuat efek rumput, pengaturan V-Ray Fur juga bisa kita gunakan untuk membuat efek lain seperti karpet, handuk, sofa, dan lain sebagainya. Dengan adanya fitur ini proses membuat rumput realistic akan semakin mudah karena pada dasarnya kita hanya perlu mengatur beberapa parameter saja.

Nah bagi kamu yang masih menggunakan Vray 2.0 lebih baik segera update ke Vray versi terbaru agar kamu dapat mencoba fitur ini. Meskipun Vray 2.0 bisa membuat efek rumput namun ketika gambar di render terkadang hasilnya kurang memuaskan dan tidak realistic.

Cara Membuat Rumput Realistis dengan Vray 3.6 di Sketchup

1. Langkah pertama pastikan terlebih dahulu Sketchup yang kamu gunakan sudah terpasang Vray 3.6. Jika sudah silakan jalankan programnya.  Setelah itu buatlah objek dengan menggunakan Rectangle tool, kemudian jadikan group dengan cara block semua objek tersebut lalu klik kanan kemudian klik make group.
Cara Setting Rumput Realistic di Vray 3.6 Sketchup

2. Selanjutnya beri material pada objek tersebut, setelah itu klik sekali pada objek lalu klik toolbar Add Fur to Selection sehingga akan muncul garis potong diatas permukaan objek tersebut.
Cara Setting Rumput Realistic di Vray 3.6 Sketchup

3. Kemudian setting material tersebut dengan cara klik Vray Asset Editor (logo Vray), setelah itu masuk ke menu Geometry (logo kotak) lalu setting pada material V-Ray Fur. Pengaturan vray fur dibawah ini menggunakan nilai sebagai berikut : Count (Area): 5, Length: 3 dan Thickness: 0,04.

Saya jelaskan fungsi ketiga parameter dalam settingan V-Ray Fur diatas. Count(Area) digunakan untuk membuat rumput tampak lebih padat, semakin tinggi nilainya maka efek rumput yang dihasilkan akan semakin banyak.  Lalu  parameter Length yang digunakan untuk menentukan panjang atau pendeknya rumput. Semakin tinggi nilainya maka efek rumput akan semakin panjang. Dan terakhir parameter Thickness yang berfungsi untuk membuat efek rumput tebal/tipis. Semakin kecil nilainya maka rumput akan semakin tipis.

Nah untuk melihat hasil settingan diatas silakan render objek tersebut. Apabila hasilnya dinilai kurang bagus kamu bisa menambahkan nilai pada ketiga parameter tersebut.

Demikian cara mudah membuat dan mensetting rumput realistic di Vray 3.6 untuk Sketchup. Apabila kamu ingin belajar lebih jauh tentang rendering, lihat artikel saya tentang Vray Sketchup lainnya di blog ini. Jika ada pertanyaan jangan sungkan untuk tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini, atau kamu bisa menghubungi saya melalui kontak email saya. Terimakasih.

Saturday

Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

Tegalwebside.com - Rectangle Light di Vray 3.6 - Hai, tutorial Vray Sketchup kali ini kita akan belajar bersama cara membuat dan mensetting rectangle light di Vray 3.6 for Sketchup. Sekedar info aja bahwa Vray 3.6 merupakan versi terbaru yang dikembangkan untuk pengguna Sketchup 2018.

Vray 3.6 for Sketchup mempunyai tata letak parameter dan settingan yang berbeda dari versi sebelumnya (Vray 2.0). Jika dilihat tata letak Vray 3.6 memiliki background berwarna gelap, selain itu letak parameter material editor dan vray option pada versi ini juga menjadi satu lokasi, mirip seperti Vray yang digunakan untuk 3Ds Max.

Oleh sebab itu cara mensetting Rectangle Light di Vray 3.6 Sketchup tidak sama seperti pada Vray 2.0. Selain cara setting,  tampilan V-Ray Lights Toolbar yang ada di versi terbaru ini juga berbeda. Bagi kalian yang sebelumnya menggunakan vray 2.0 lalu ingin pindah ke Vray 3.6 maka kalian perlu beradaptasi dengan tampilan vray yang baru ini.

Nah untuk mempermudah belajar Vray 3.6 for Sketchup, disini saya sudah menyiapkan panduannya. Perhatikan baik baik tutorialnya dibawah ini agar kalian tidak gagal paham. Semoga tutorial Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup ini dapat membantu kalian yang baru pertama kali menggunakan Vray 3.6 di Sketchup.

Cara Setting Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup


1. Langkah pertama buka dan jalankan Sketchup dikomputer kalian. Dalam tutorial ini saya menggunakan Sketchup pro 2018 64 bit yang sudah kompatibel dengan Vray 3.6. Apabila kalian belum menginstall programnya,silakan download terlebih dahulu.

2.  Setelah itu buka juga file project kalian. Sebagai contoh saja disini saya sudah menyiapkan sebuah objek box yang saya letakan diruangan yang tertutup. Hal ini untuk melihat hasil yang jelas dari tool Vray rectangle light yang saya gunakan. Scene sebelum menggunakan Vray Rectangle Light bisa kita lihat seperti gambar dibawah ini.
Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

3. Langkah selanjutnya silakan buatlah rectangle light seperti biasa dengan menggunakan Rectangle Light tool lalu letakan menghadap objek.
Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup
Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

4.  Kemudian setting rectangle light tool tersebut dengan cara klik Asset Editor (logo Vray), selanjutnya klik logo lampu setelah itu naikan nilai pada parameter Intensity agar cahaya lampu lebih terang. Lihat gambar dibawah ini.
Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

5. Terakhir silakan tunggu sampai proses render selesai. Setelah proses render selesai maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini. Ohya apabila kalian ingin menyembunyikan sumber cahaya lampunya, kalian cukup mencentang menu Invisible pada bagian Options.
Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup

Gimana mudah kan? Apabila ada pertanyaan silakan tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini. Demikian tutorial Rectangle Light di Vray 3.6 for Sketchup, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Tuesday

Cara Stabilizer Video di Filmora 9

Cara Stabilizer Video di Filmora 9

Tegalwebside.com - Secara teknis cara menghasilkan video yang stabil dan tidak goyang adalah menggunakan perangkat video stabilizer yang dipasang pada kamera. Penggunaaan stabilizer saat proses recording akan membuat video anda terlihat lebih halus dan stabil. Hal ini tentunya akan memudahkan Anda saat proses editing.

Saat ini menstabilkan video dapat kita lakukan dengan menggunakan fitur stabilizer yang ada disetiap software editor, seperti di Filmora 9 ini. Fitur stabilizer di Filmora 9 mampu mengatasi grafik video yang goyang secara sempurna sehingga output video yang dihasilkan terlihat lebih halus dan smooth.

Fitur stabilizer yang ada di Filmora bersifat permanen artinya fitur ini sudah tersedia secara otomatis ketika Anda selesai menginstal programnya. Berbeda dengan yang ada di Corel Video, fitur stabilizer Corel Video bersifat plugin yang artinya Anda harus menginstallnya sendiri secara terpisah.

Dalam artikel ini, saya akan berbagi cara membuat video stabil dengan menggunakan fitur stabilizer yang ada di software Wordershare Filmora 9 . Software ini cukup banyak digunakan oleh para videografer, karena cara penggunannya yang mudah dan fitur yang lengkap. Silakan perhatikan tutorialnya di bawah ini.

Cara Stabilizer Video di Wondershare Filmora 9

1. Langkah pertama silakan jalankan program Filmoranya, kemudian import video lalu seret dan masukan video anda kedalam video track. Disini saya menggunakan Filmora 9 Full version.
Cara Stabilizer Video di Filmora 9

2. Langkah selanjutnya buka panel pengeditan dengan cara klik icon Edit pada bilah tengah lalu centang menu stabilization. Cara alternatifnya dengan klik kanan pada video track lalu pilih Stabilization. Jika anda menggunakan cari alternatif ini maka proses stabilization akan berjalan otomatis. Jadi saran saya sebaiknya gunakan cara pertama saja yaitu klik icon edit.
Cara Stabilizer Video di Filmora 9

4. Pada tahap ini silakan ceklis atau centang menu stabilization lalu tunggu sampai proses selesai. Saat proses stabilization selesai Anda dapat mengatur nilai Smooth level video tersebut. Semakin besar nilai smooth levelnya-nya maka video akan semakin halus dan stabil namun dengan resiko semua sisi video akan terpotong.
Cara Stabilizer Video di Filmora 9

5. Terakhir simpan video yang sudah di stabilkan tersebut. Render menggunakan format dengan kualitas tinggi agar video tidak pecah.

Apabila anda merekam video dengan menggunakan kamera aksi seperti GoPro maka Anda dapat menggunakan fitur Lens Correction di Filmora 9 untuk menstabilkan video tersebut.

Demikian panduan Cara Stabilizer Video di Filmora 9. Jika anda mengalami kendala silakan tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini. Terimakasih semoga bermanfaat.

Monday

Free Download Component for Sketchup 2016

free download component sketchup lengkap

Tegalwebside.com - Dalam pembuatan desain, terkadang ada object atau component yang tidak bisa kita buat sendiri. Seperti component kursi, bantal, selimut ataupun kasur yang notabene mempunyai bentuk lekukan yang halus dan lembut.

Untuk membuat component rumit tersebut, beberapa desainer biasanya menggunakan plugin khusus yang dapat di install kedalam Sketchup. Namun jika kita dikejar deadline, maka tips tersebut tidak bisa kita terapkan. Nah untuk mengatasi masalah ini kita bisa menggunakan cara alternatif yaitu dengan mendownload component Sketchup yang siap pakai.

Saturday

Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

Tegalwebside.com - Pada artikel sebelumnya saya sudah bahas tutorial dasar edit video di filmora dan minggu lalu sudah sampai pada materi tentang editing green screen. Nah pada pembahasan filmora kali ini kita akan masuk ke tahap manipulasi warna atau color grading video.

Dalam materi manipulasi warna atau color grading kali ini, saya memanfaatkan fitur 3d luts yang ada didalam filmora. Dengan menggunakan fitur ini, proses koreksi warna akan lebih cepat dan mudah karena kita cukup mengupload file preset kedalam video. Ohya disini saya akan menggunakan preset bertema cinematic. Preset ini bisa kalian download di Google.

Menggunakan preset/3D luts di Filmora dapat kita lakukan melalui 2 cara. Pertama dengan klik 2 kali pada video track dan yang kedua dengan masuk ke menu colour correction. Untuk lebih jelasnya silakan baca baik baik panduan cara menggunakan 3d luts filmora dibawah ini.

Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Wondershare Filmora

1. Langkah pertama, silakan buka dan jalankan program Filmora di komputer atau laptop kalian. Setelah itu siapkan footage videonya lalu import kedalam filmora. Kemudian drag video dan masukan kedalam video track.
Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

2. Langkah selanjutnya klik kanan pada video track lalu pilih Color Correction. silakan lihat gambar screen shot dibawah ini.
Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

3. Setelah itu klik menu 3D LUT, lalu import presetnya dengan cara klik Load new LUT.. kemudian cari preset atau 3d luts yang kalian simpan dikomputer. silakan lihat gambar dibawah ini.
Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

4. Jika preset sudah kalian masukan, maka otomatis video akan berubah warna dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.
Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora

5. Langkah terakhir kalian tinggal menyesuaikan warnanya melalui paramater yang tersedia. Misal menambah kontras, saturation, light, HSL dan Vignette.

Gimana, mudah kan? Apabila bingung silakan tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini. Ohya gambar pendukung sengaja saya bikin blur agar ukuranya tidak terlalu besar. Ukuran gambar yang besar menyebabkan loading blog saya menjadi lama.

Demikian Cara Menggunakan Preset/3D Luts Cinematic di Filmora. Termikasih semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk share tutorial ini ke media sosial kalian.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]